Beladiri dan Membeladiri


A. Istilah Beladiri
Saat ini, istilah “martial arts” identik dengan seni beladiri yang berasal dari asia timur. Ada sumber yg mengatakan bawa pada awalnya istilah "martial arts" merujuk pada seni perang Eropa. Kata “martial” berasal dari bahasa latin yang berarti “sedang berperang”.

Di Cina, beladiri dikenal dengan istilah "Wushu". Wushu merupakan istilah yang lebih tepat daripada kungfu. Kungfu secara harfiah berarti “ahli” dalam bidang tertentu dan tidak terbatas pada seni beladiri saja. Sedangkan Wushu terdiri atas dua kata yaitu:
wu (武), berarti ilmu perang, dan
shu (術) berarti seni.
Wushu diartikan sebagai seni berperang walaupun didalamnya kita juga belajar seni (seperti kaligrafi), olahraga, kesehatan, dan beladiri.

Dalam bahasa Jepang istilah yang digunakan untuk menggambarkan seni beladiri adalah “budo” dan “bujutsu". Budo terdiri atas dua huruf kanji yaitu:
"bu" (武), berarti bertarung atau berperang, dan
"do" (道; tao dalam bahasa Cina), berarti jalan/cara ('do' bisa juga dikaitkan dengan konsep Budhisme yang berarti “jalan hidup”).
Mirip dengan budo, bujutsu juga terdiri atas huruf kanji "bu" (武) dan "jutsu" (術), berarti teknik. Kalau budo diartikan sebagai cara berperang/bertarung, bujutsu berarti teknik untuk bertarung. (sumber: wikipedia)

B. Seni Membela-diri
Menurut saya istilah “budo” lebih cocok digunakan karena dalam gendai budo (seni beladiri modern), dimana pengembangan KARAKTER lebih DITEKANKAN daripada teknik beladiri tetapi bukan berarti melupakan teknik beladiri-nya.

Menurut tim Wingchunsport, membeladiri HARUS dimulai sejak dini. Maksudnya adalah bahwa beladiri BUKAN semata-mata tentang 'teknik' atau 'kemampuan' beratarung secara fisik saja. Membeladiri adalah MEMULAI KESADARAN sejak dini tentang bagaimana BERSIKAP, BERTUTUR KATA, BERKOMUNIKASI, dan bahkan sebelum itu semua..., yaitu bagaimana kita BERPIKIR. Berkaitan dengan hal ini, kadang kita teringat pada 8 jalan kebenaran versi Budhisme. Bisa search di google deh untuk 8 jalan kebenaran ini.

Nah... dengan bersikap, bertutur kata, berkomunikasi, dan berpikir dengan "SADAR", tentunya diharapkan akan lebih memahami efek dari setiap tindakan yang kita lakukan. Dengan lebih menyadari, paling tidak kita dapat memilih untuk lebih dini menghindari ancaman-ancaman yang membahayakan diri sendiri.

Semoga bermanfaat
- Wingchunsport -
Previous
Next Post »